Jumat, 04 Januari 2019
CYBER BULLYING
CYBER BULLYING
-
Semakin berkembangnya zaman dan teknologi semakin modern, semakin banyak pula orang orang mengenal dunia maya dan mulai ikut menjadi bagian dari dunia maya tersebut. Berbagai sosial media trendy mulai dicoba satu persatu mengikuti arah perkembangan zaman. Sosial media merupakan wadah bagi banyak orang untuk berbagi kebahagiaan, berbagi hal positif, dan menambah jaringan pertemanan. Namun sayangnya, tak sedikit dari mereka menggunakan sosial media dengan cara yang kurang tepat salah satunya melakukan cyber crime berupa bullying yang dilontarkan pada orang lain.
-
Cyber bullying sendiri bisa berupa ujaran kebencian yang ditulis melalui komentar pada postingan, personal message, atau dinding kronologi berupa hujatan, cacian, penghinaan gender, ras, agama, etnic, dan lainnya. Bahkan beberapa kejadian bully berobjek pada fisik atau yang akrab disebut "body shaming"
-
Mengapa seseorang melakukan cyber bullying? Biasanya orang-orang yang melakukan cyber bullying merupakan orang yang kurang sadar dalam menggunakan social media dengan baik. Biasanya orang ini merasa dirinya paling baik dan memandang orang lain sangat buruk. Selain itu, motif lain yang biasanya terjadi berawal dari kebencian pada dunia nyata yang diekspresikan melalui dunia maya. Tanpa ia sadari, bahkan cyber bullying dapat dilaporkan dan telah memiliki perundang-undangannya sendiri. Jadi, hati-hati dalam menggunakan sosial media karena hal tersebut bisa menjerumuskan kita pada jeruji besi jika tidak digunakan sebaik mungkin.
-
Selain merugikan para pelaku, tentu saja cyber bullying akan sangat merugikan korban. Apa saja dampaknya? Korban cyber bullying dapat mengalami tekanan batin akibat sakit hati dari komentar komentar yang menjatuhkan. Stress, depresi, dan gangguan mental lainnya dapat menghantui para korban cyber tersebut. Pernahkah kita menjadi pelaku cyber bullying? Pernah berpikir bagaimana jika kita yang malah menjadi korban? Beberapa orang bahkan tak sadar jika ia pernah menjadi pelaku cyber bullying. Sekedar kata "Dasar panjat sosial" , "kulit item juga pede banget dih" bahkan sudah termasuk pada kategori cyber bullying karena bisa menyakiti perasaan orang lain.
-
Perasaan tak suka, benci, bahkan jijik boleh saja ada dalam hati, tapi cerdaslah dalam mengekspresikan perasaan tersebut tanpa menyakiti perasaan orang lain karena bisa menyebabkan gangguan mental dan bisa menarikmu pada jeruji besi. Mulai saat ini, yuk berhenti dari berkomentar negatif dan jadilah pengguna sosial media yang baik dan cerdas.
-
Bahkan jika dikaitkan dengan norma agama, siapapun yang melakukan suatu tindak kejahatan maka akan mendapatkan balasan serupa. Tentu saja tak mau bukan? Sudah siap menjadi millenials pengguna sosial media yang baik dan cerdas? Yuk sadar dan peduli mulai dari saat ini.
-
Regards,
Albar.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar